Tampilkan postingan dengan label Dosa - Kemunkaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dosa - Kemunkaran. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 April 2013

Hukum Bughot / Pemberontakan dalam Islam

Salma


Dalam jihad/bughot hendaknya kita punya ilmu lebih dahulu. Sebab amal tanpa ilmu ditolak. Bukannya masuk surga, malah masuk neraka. Kita harus paham Hukum tentang Bughot, Membunuh Muslim, Mengkafirkan Muslim, Bersekutu dengan Kafir membunuh Muslim, dsb. Hendaknya kita bertanya pada Ulama yg adil seperti Syekh Al Buti agar tidak tersesat.


Bughot itu haram bahkan thd Fir'aun sekalipun (Thaahaa 43-44) dan hukumannya adalah mati:


Arfajah Ibnu Syuraih Ra berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa datang kepadamu ketika keadaanmu bersatu, sedang ia ingin memecah belah persatuanmu, maka bunuhlah ia." Riwayat Muslim.


Kamis, 14 Februari 2013

Menjaga Lidah / Lisan

"Mulutmu Harimaumu",



begitu kata pribahasa dulu. Artinya, jika kita salah berucap, bisa2 mulut kita membinasakan kita. Dari sekedar pertengkaran, perceraian, perkelahian, hingga pembunuhan bisa berasal dari lidah/ucapan yang tajam.

Dalam Islam juga kita disuruh menjaga lidah kita. Betapa banyak orang yang masuk neraka akibat tidak bisa menjaga lidah. Suka mencaci-maki orang lain.

Allah Ta'ala berfirman: "Janganlah sebagian diantara engkau semua itu mengumpat sebagian yang lainnya. Sukakah seorang diantara engkau semua makan daging saudaranya dalam keadaaan ia sudah mati, maka tentu engkau semua membenci -karena jijik terhadap perbuatan tersebut-. Takutlah kepada Allah, sesungguhnya Allah adalah Maha Menerima taubat lagi Penyayang." (al-Hujurat: 12)

Senin, 11 Februari 2013

Jangan Buruk Sangka / Menduga Hati Manusia

Pembaca Hati
Allah melarang kita untuk buruk sangka / menduga-duga hati manusia. Tidak bisa kita mengatakan seseorang sebagai pura-pura, taqiyyah, bohong, dan sebagainya. Yang bisa kita nilai adalah yang zahir seperti ucapan dan perbuatan. Jika ucapannya menyimpang, baru kita bisa bilang mereka salah. Atau jika ucapannya baik, tapi perbuatannya menyimpang. Tapi selama perkataan dan perbuatan seseorang lurus, kita tidak boleh menghujat mereka. Kita bukan mind reader. Kita bukan pembaca pikiran atau pun pembaca hati manusia! Hanya Allah yang tahu hati manusia! Ini dalil-dalilnya:

Larangan berburuk sangka/curiga:

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” [Al Hujuraat 12]

Selasa, 15 Januari 2013

Jauhi Fitnah!

[caption id="attachment_3509" align="alignleft" width="272"]fitnah fitnah[/caption]

Nabi Muhammad sudah memperingatkan akan adanya FITNAH kepada kita. Akan ada banyak pembunuhan bahkan akan ada perang besar antara 2 kelompok Islam.
Jika itu terjadi (sepertinya sudah terjadi di Libya dan sekarang Suriah), hendaknya kita bergabung kepada Jama'ah Islam/kelompok terbesar Islam:
Dari ‘Umar bin Khaththab ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:



عَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ وَإِيَّاكُمْ وَالْفُرْقَةَ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ مَعَ الْوَاحِدِ وَهُوَ مِنَ الاِثْنَيْنِ أَبْعَدُ وَمَنْ أَرَادَ بِحَبْحَةِ الْجَنَّةِ فَعَلَيْهِ بِالْجَماعَةِ


“Tetaplah bersama jamaah dan waspadalah terhadap perpecahan. Sesungguhnya setan bersama satu orang, namun dengan dua orang lebih jauh. Dan barang siapa yang menginginkan surga paling tengah maka hendaklah bersama jamaah.” [HR Ahmad, Tirmizi, dan Al Hakim]



عَلَيْكُمْ بِالْجَمَاعَةِ فَإِنَّ اللهَ لاَ يَجْمَعُ أُمَّةَ مُحَمَّدٍ صلى الله عليه وسلم عَلَى ضَلاَلَةٍ



Tetaplah kalian bersama jamaah maka sesungguhnya Allah tidak menghimpun umat Muhammad di atas kesesatan.” [HR Thabrani]


Selasa, 11 Desember 2012

Jangan Memuji Secara Berlebihan

[caption id="attachment_3957" align="alignleft" width="227"]Pujian berlebihan Pujian berlebihan[/caption]

Janganlah kita memuji seseorang secara berlebihan:


Dari Abu Bakrah ra dia berkata: Ada seseorang yang memuji temannya di sisi Nabi SAW maka beliau bersabda:



وَيْحَكَ قَطَعْتَ عُنُقَ صَاحِبِكَ، قطعت عنق صاحبك – مرارا-. إِذا كانِ أَحَدُكُمْ مادِحاً صَاحِبَهُ لاَ مَحالَةَ فَلْيَقُلْ: أَحْسِبُ فُلاناً وَاللهُ حَسِيْبُهُ وَلا أُزَكِّي عَلَى اللهِ أَحَداً


“Celaka kamu, kamu telah memenggal leher temanmu, kamu telah memenggal leher temanmu -berulang-ulang-. Kalaupun salah seorang di antara kalian harus memuji temannya maka hendaknya dia mengatakan: Aku mengira dia seperti itu dan Allah lah yang menghisabnya, aku tidak memuji siapapun di hadapan Allah.” (HR. Muslim no. 3000)


Rabu, 10 Oktober 2012

Minuman Keras dan Narkoba (Arak/Khamar) itu Haram

Minuman Keras
Minuman Keras

Saat Nabi ditanya tentang Khamar/Minuman keras oleh para sahabat, Nabi tidak langsung bilang itu haram. Bayangkan, apa yang terjadi jika penduduk Arab yang adat istiadat sebelumnya adalah minum-minuman keras, kemudian bertanya, khamar haram atau halal kemudian Nabi langsung bilang haram. Bisa-bisa mereka langsung murtad.

Namun pengharaman terjadi secara bertahap/berproses.

Allah SWT berfirman tentang khamr pada tahap pertama,

وَمِنْ ثَمَرَاتِ النَّخِيلِ وَالأعْنَابِ تَتَّخِذُونَ مِنْهُ سَكَرًا وَرِزْقًا حَسَنًا

“Dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minuman yang memabukkan dan rezki yang baik…" [An Nahl 67]

Minggu, 23 September 2012

Tawuran itu Haram dan Dosa


Jangan tawuran sebab tawuran itu haram dan dosa. Banyak orang yang tahu, tapi tetap melakukan itu. Tawuran sering terjadi baik antara pelajar SMA atau SMP, tawuran antar warga, tawuran antar preman, bahkan tawuran antara polisi dengan tentara pun ada.


Komnas Perlindungan Anak mencatat pada 2011 tawuran pelajar mencapai 339 kasus dan korban tewas 82 orang (Tempo). Jumlah anak-anak yang terluka/cacat bisa mencapai ribuan. Jumlahnya melebihi jumlah korban yang dibunuh teroris. Jadi tidak bisa tawuran pelajar ini dipandang enteng sebagai kenakalan anak biasa.


Selasa, 07 Februari 2012

Larangan Mencaci dan Membunuh Sesama Muslim

Saat ini ada sebagian kecil Muslim yang "berjihad" membunuh sesama Muslim lainnya. Sekedar mengingatkan:


Rasulullah SAW bersabda, “Seorang muslim itu bersaudara terhadap muslim lainnya, ia tidak boleh menganiaya dan menghinanya. Seseorang cukup dianggap berlaku jahat karena ia menghina saudaranya sesama muslim.”(HR.Muslim)


Termasuk perbuatan mencaci muslim di antaranya adalah menyakiti, mencela, mengadu domba serta senang menyebarkan gosip yang tidak benar, mencemarkan nama baik sehingga bisa merusak keluhuran martabat saudaranya, dan membuka rahasia pribadi yang tidak patut diketahui orang lain.


Selasa, 20 Desember 2011

Bantahan Atas Fatwa Halal Mengucapkan Selamat Natal Yusuf Al Qaradhawi


Prof. Dr. Yusuf Al Qaradhawi memfatwakan bahwa mengucapkan Selamat Natal itu Halal. Ini jelas bertentangan dengan Firman Allah, Sunnah Nabi dan para Sahabat, dan juga para Imam Madzhab.


Mengingat beliau punya banyak pengikut, tentu hal ini perlu diluruskan agar pengikutnya tidak tersesat.


Rabu, 30 November 2011

Haram Berteman dengan Kafir Harbi dan Membunuh Sesama Muslim

[caption id="attachment_753" align="aligncenter" width="640" caption="Arab Saudi Pinjamkan Pangkalan Militer Kepada AS untuk Serang Iraq"]Arab Saudi Pinjamkan Pangkalan Militer Kepada AS untuk Serang Iraq[/caption]

Ciri-ciri ummat Islam adalah bersikap lemah lembut terhadap sesama Muslim. Yaitu orang-orang yang mengakui Allah sebagai satu-satunya Tuhan, Malaikat, Kitab Suci Al Qur'an, Nabi Muhammad sebagai Nabi yang terakhir, dan Hari akhir serta menjalankan 5 rukun Islam:


"Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya." [Ali 'Imran 159]


Senin, 21 November 2011

Salahkah Pejabat Bermewah-mewahan di Tengah Kemiskinan Rakyat?

[youtube http://www.youtube.com/watch?v=8kXagHSco6M?rel=0]
Dari berbagai ayat Al Qur'an dan Hadits di bawah, sesungguhnya Allah melarang kita hidup boros/mewah bahkan Allah menyebut pemboros sebagai saudaranya setan. Kita dilarang juga untuk riya'/pamer atau menyombongkan harta. Dan Allah memerintahkan kita untuk memberi harta kita untuk fakir miskin dan orang-orang yang memerlukan.


Secara nalar juga tidak pantas para pejabat hidup bermewah-mewahan sementara 14,5 juta rakyatnya kelaparan. Apalagi Indonesia termasuk salah satu negara terkorup di dunia. Bahkan ada anggota DPR yang disebut punya mobil mewah seperti Ferrari, Bentley, Mercy, Alphard dsb adalah pengacara kasus koruptor yang bisa jadi menerima uang haram dari koruptor. Ada juga yang dituduh terlibat kasus korupsi oleh bekas rekan sesama partainya.


Ironis. Para pejabat bermewah-mewahan sementara jutaan rakyatnya hidup dalam kemiskinan dan kelaparan...
Apa salahnya kami hidup mewah punya mobil hingga 7 milyar rupiah? Dalih beberapa pejabat dan anggota DPR. Toh kami mendapatnya dgn cara yang halal.
Jawabnya: Salah!
Allah bukan cuma melihat dari mana harta itu didapat. Tapi juga ke mana harta itu dihabiskan.


Rabu, 26 Oktober 2011

Jangan Mudah Mengkafirkan Sesama Muslim

Sesungguhnya ada 6 Rukun Iman (Allah, Malaikat, Kitab Suci, Nabi, Hari Akhir, dan Qadla serta Qadar) dan 5 Rukun Islam (Mengucapkan 2 kalimat Syahadah, Shalat 5 waktu, Puasa di bulan Ramadhan, Zakat, dan Haji jika mampu). Jika mengingkari salah satunya, misalnya tidak mau shalat, baru kita bisa mengatakan orang itu kafir. Atau mengaku ada Nabi setelah Nabi Muhammad.


Namun jika tidak, kita harus hati-hati dalam mengkafirkan seseorang. Karena dosanya besar. Jika yang dituduh tidak kafir, maka kitalah yang kafir.


Minggu, 14 Agustus 2011

Homoseks (Liwath) Adalah Dosa Besar Menurut Islam

Dalam Islam, Homoseks (hubungan seks antara pria dengan sesama pria) merupakan satu dosa yang besar. Lebih besar ketimbang zina antara lelaki dengan perempuan. Begitu pula dengan lesbian (zina antara wanita dengan sesama wanita).


Dalam Al Qur’an Allah melaknat kaum Luth yang melakukan homoseks dan lesbian sehingga menyiksa mereka.


“Ketika Luth berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya kamu benar-benar mengerjakan perbuatan yang amat keji yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun dari umat-umat sebelum kamu
Apakah sesungguhnya kamu patut mendatangi laki-laki (homosex), menyamun dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan: “Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.” [Al 'Ankabuut 28-29]


Selasa, 31 Mei 2011

Syirik Dosa Terbesar dan Tidak Diampuni Allah

Sesungguhnya syirik atau mempersekutukan Tuhan adalah dosa yang amat besar:


“Dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.” [Al Hajj:31]


“Katakanlah: “Adakan perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang dahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)”.” [Ar Ruum:42]


Jelas sekali bukan ayat Al Qur’an di atas bagi orang-orang yang berpikir atau berakal bahwa syirik itu adalah perbuatan sesat dan dosa.


Sesungguhnya syirik atau mempersekutukan Tuhan itu adalah dosa yang tidak terampuni. Ini adalah perkataan Allah SWT sendiri yang tertulis di dalam kitab suci Al Qur’an:


Senin, 14 Februari 2011

Merayakan Hari Saint Valentine itu Haram bagi Ummat Islam

Saat ini mulai banyak Muslim Indonesia (terutama remaja dan pemudanya) yang merayakan Hari “Kasih Sayang” Saint Valentine (Valentine's Day). Dengan pacarnya mereka berpegangan mesra bahkan lebih dari itu. Di Barat sendiri, kaum remaja dan pemuda kafir (misalnya SMA atau Perguruan Tinggi) biasa mengadakan Pesta Perayaan Hari St Valentine. Biasanya mereka berpasangan pria dan wanita. Kadang ada kamar khusus untuk berzinah. Bisa juga mereka melakukan perzinahan usai pesta Valentine tersebut.


Dari situ kita tahu bahwa Hari St Valentine itu lebih kepada hawa nafsu atau maksiat perzinahan. Bukan kasih sayang! Itu satu budaya kafir yang buruk yang tidak pantas ditiru!


Islam mengajarkan kita untuk menjalin Silaturrahim. Tali Kasih Sayang. Membantu sesama seperti menolong fakir miskin dan menyantuni anak yatim. Dan itu dilakukan setiap hari mulai dari mengucapkan salam kepada sesama saat bertemu dan menebar senyum. Tak terbatas kepada wanita pasangannya. Dalam Islam kita dilarang mendekati perbuatan zina.


Kamis, 30 Desember 2010

Lelaki Muslim Haram Memakai Cincin Emas dan Kain Sutera

Saat ini banyak pria yang memakai cincin emas atau kain sutera. Bahkan saat pernikahan, sering mempelai pria dan wanita sama-sama memakai cincin kawin yang terbuat dari emas. Padahal haram bagi lelaki untuk memakai cincin emas. Nanti akan kami sebut dalil-dalilnya.


Ada orang yang berargumen bahwa lelaki boleh memakai cincin emas dengan dalil di bawah serta tak adanya larangan memakai cincin emas dalam Al Qur’an:


Selasa, 14 Desember 2010

Tolong-Menolonglah dalam Kebaikan. Bukan Kejahatan/Dosa

“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” [Al Maa-idah 2]


Allah memerintahkan kita untuk tolong-menolong dalam hal kebaikan. Sebaliknya Allah melarang keras tolong-menolong dalam hal kejahatan.

Haram Hukumnya Mengucapkan Selamat Natal

[caption id="" align="alignleft" width="231"]Ucapan Selamat Natal itu Haram Ucapan Selamat Natal itu Haram[/caption]

Saat ini ada beda pendapat di sebagian ummat Islam tentang hukum mengucapkan Selamat Natal pada Ummat Kristen yang merayakan hari raya Natal. Ada yang tegas menyatakan haram. Ada pula yang membolehkannya.


Terhadap hal itu, hendaknya kita mengkaji Al Qur’an dan Hadits yang Sahih agar tahu mana pendapat yang benar, dan mana yang salah.


“…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” [Al Maa-idah 2]


Selasa, 23 November 2010

Jangan Dekati Zina

Zina/zinah adalah satu dosa besar. Sehingga jangankan berzina, mendekati zina pun sudah dilarang oleh Allah:


“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” [Al Israa’ 32]


Mendekati zina itu artinya melakukan perbuatan yang dapat menyebabkan kita berzina seperti kegiatan yang membangkitkan nafsu syahwat (membaca buku-buku porno, melihat gambar-gambar porno, atau menonton video-video porno. Begitu pula dengan menatap wanita yang bukan muhrimnya sehingga nafsunya bangkit atau pergi ke tempat disko atau dugem di night club/klub malam di mana para pria dan wanita yang bukan muhrim bercampur bersama.


Minggu, 31 Oktober 2010

Korupsi dan Kemaksiatan Merajalela, Bencana Alam: Cobaan atau Perbuatan Tangan Kita Sendiri?


Berbagai bencana/musibah/bahaya menerpa Indonesia. Mulai dari tsunami, banjir, gempa bumi, gunung meletus, tanah longsor, hingga perang antar suku atau tawuran antar anak sekolah/preman/penduduk.


Meski 80% rakyat Indonesia Muslim, namun banyak kemungkaran terjadi. Korupsi merajalela. Begitu pula pornografi. Dekat kedatangan bintang porno Miyabi, terjadi gempa Padang. Dekat kedatangan bintang porno Tera Patrick, terjadi letusan gunung Merapi dan Tsunami di kepulauan Mentawai. Minuman keras dan narkoba merajalela. Begitu pula dengan tawuran antar pelajar/penduduk.  Aliran sesat bermunculan. Selain Ahmadiyah dan Liberal yang tak kunjung selesai, banyak pula orang yang mengaku sebagai Nabi dari Tukang Cukur hingga Mantan Pelatih Badminton. Kejahatan seperti penculikan anak dan pembunuhan merajalela. Dengan banyaknya kemaksiatan di depan kita yang nyaris berjalan tanpa pencegahan dari kita, bagaimana mungkin Allah bisa ridho kepada kita?