Meski Allah melarang kita mendoakan orang lain agar celaka / dapat bencana, namun khusus terhadap orang-orang yang dizalimi / dianiaya Allah membolehkannya. Jadi saat seseorang dizalimi dan disakiti dan dia mendoakan orang yang menyakitinya agar ditimpa musibah, Allah akan mengabulkannya.
Rabu, 17 September 2014
Hati-hati Terhadap Doa Orang yang Dizalimi / Teraniaya
Meski Allah melarang kita mendoakan orang lain agar celaka / dapat bencana, namun khusus terhadap orang-orang yang dizalimi / dianiaya Allah membolehkannya. Jadi saat seseorang dizalimi dan disakiti dan dia mendoakan orang yang menyakitinya agar ditimpa musibah, Allah akan mengabulkannya.
Selasa, 12 Agustus 2014
Bersyukur Kepada Allah
Rabu, 30 Juli 2014
Pentingnya Belajar Akhlaq / Tasawwuf
Jumat, 15 November 2013
Larangan Berbisik dengan Meninggalkan Seorang yang Lain
Minggu, 29 September 2013
Islam Menyebar Kedamaian dan Keselamatan
Tiap melakukan sesuatu disunnahkan menyebut Bismillahir Rohmannir Rohiim. Dgn nama Allah yang MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG. Dianjurkan berbuat baik kepada TETANGGA (Muslim dan Non Muslim).
Jadi harusnya Islam itu menebar kedamaian. Masalah Aqidah itu urusan seseorang dengan Allah. Bukan urusan kita. Tidak ada paksaan dalam beragama (Al Baqarah 256).
Rabu, 25 September 2013
Berbuat Baik Terhadap Sesama Manusia
Rabu, 04 September 2013
Larangan Menyakiti dan Berbuat Zalim
Selasa, 23 Juli 2013
Ciri-ciri Orang Munafik
Di antara ciri-ciri orang munafik adalah mengaku beriman, padahal tidak. Gemar berdusta. Mereka memusuhi ummat Islam dengan keji. Baik dengan lisan mereka, mau pun dengan tangannya. Tak jarang membunuh sesama Muslim. Agar bisa membunuh sesama Muslim, tak jarang mereka bersekutu dengan kaum kafir harbi Yahudi dan Nasrani seperti AS, NATO, dan Israel.
Mereka fasih membaca Al Qur'an dan Hadits. Namun tak melewati kerongkongan mereka. Artinya tidak paham dan tidak mengamalkannya. Mereka mengajak manusia untuk mengamalkan Al Qur'an dan Hadits. Padahal mereka sama sekali buruk dalam mengamalkannya. Allah dan RasulNya melarang kita Su'u zhon/buruk sangka, menghina Muslim, mengkafirkan Muslim, membunuh Muslim, bersekongkol dgn Yahudi dan Nasrani (AS dan Israel) memerangi ummat Islam. Dalil2 tentang itu mereka baca. Tapi mereka langgar. Mereka mengira berbuat kebaikan. Padahal mereka berbuat kerusakan. Namun tidak sadar.
Selasa, 25 Juni 2013
Sikap Nabi Terhadap Munafiq, Khawarij, dan Orang Kafir
Inilah sikap Nabi terhadap orang-orang munafiq, Khawarij, dan orang2 Kafir:
Rabu, 22 Mei 2013
Tawadhu' (Rendah Hati)
Jumat, 01 Februari 2013
Bangkrut: Rajin Ibadah Tapi Masuk Neraka
Bagaimana mungkin orang yang rajin Sholat. Bukan cuma sholat Wajib dan sholat sunat rawatib. Tapi juga sholat Duha, Sholat Tahajjud, Sholat Safar, dsb. Rajin puasa. Bukan cuma Ramadhan, tapi Syawal, puasa tengah bulan, Senin-Kamis, bahkan Puasa Daud (sehari puasa sehari buka). Kemudian rajin bayar zakat dan sedekah.
Tapi di hari kiamat, ternyata pahalanya diambil Allah dan diberikan kepada orang2 yang dia zalimi. Orang2 yang dia katai. Orang2 yang dia hina. Dia pukul. Bahkan bunuh.
Saat pahalanya habis dan dosanya masih banyak karena dia menghina orang setiap hari. Memfitnah orang setiap hari, dsb, maka dosa orang2 yang dia zalimi ditimpakan ke dia.
Rabu, 09 Januari 2013
Jangan Berdebat!
Sesungguhnya Allah melarang kita berdebat untuk menimbulkan fitnah. Meski itu berkaitan dengan Al Qur'an:
"Dia-lah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkamaat[183], itulah pokok-pokok isi Al qur'an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat[184]. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta'wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta'wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami." Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal." [Ali 'Imran 7]
Sabtu, 22 September 2012
Akhlaq Nabi Muhammad SAW
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu…” [Al Ahzab 21]
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu…” [Ali 'Imran 159]
Sesungguhnya tidaklah aku diutus kecuali untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Al-Bukhari, Ahmad, dan Al-Hakim)
Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. (HR. Al Bazzaar)
Ketika Aisyah Ra ditanya tentang akhlak Rasulullah Saw, maka dia menjawab, "Akhlaknya adalah Al Qur'an." (HR. Abu Dawud dan Muslim)
Kamis, 23 Agustus 2012
Pendidikan Akhlak dalam Surat Al Hujuraat
Surat Al Hujuraat yang terdiri dari 18 ayat ternyata banyak berisi pendidikan akhlak. Baik Akhlak terhadap Allah dan RasulNya, juga terhadap sesama muslim atau manusia.
Pertama hendaknya kita mengutamakan petunjuk yang diberikan Allah dan Rasulnya. Bukan pendapat kita sendiri:
[49.1] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Untuk itu selain Al Qur'an, hendaknya kita juga membaca kitab Hadits seperti Bukhari, Muslim, Abu Daud, dsb. Begitu pula kitab-kitab seperti Al Umm susunan Imam Syafi'ie yang syarat dengan hadits dengan pemahaman ulama Salaf yang asli serta kitab Al Muwaththo.
Senin, 05 Maret 2012
Mencintai Allah dan RasulNya Melebihi Diri Sendiri
وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِّلَّهِ
"...Orang-orang yang beriman Amat sangat cintanya kepada Allah.” (QS. Al Baqarah [2] : 165)
Ciri orang yang beriman adalah mencintai Allah dan RasulNya melebihi bapak, anak, saudara, istri, keluarga, kekayaan, bisnis, dan rumah mereka:
قُلْ إِن كَانَ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَٰنُكُمْ وَأَزْوَٰجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَٰلٌ ٱقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَٰرَةٌۭ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَٰكِنُ تَرْضَوْنَهَآ أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَجِهَادٍۢ فِى سَبِيلِهِۦ فَتَرَبَّصُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ ٱللَّهُ بِأَمْرِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلْفَٰسِقِينَ
Selasa, 28 Februari 2012
Menutupi Aib Sesama Muslim
Namun Allah memelihara sebagian besar aib kita sehingga tidak tampak. Allah juga memerintahkan kita untuk menutupi aib sesama Muslim dgn larangan Ghibah pada surat Al Hujuraat ayat 12. Demikian pula RasulNya.
Rabu, 15 Februari 2012
Cara Nabi Menghadapi Perbedaan
Saat ini kadang dalam hal khilafiyyah/furu'iyah, meski masing-masing pihak punya pegangan Al Qur'an dan Hadits, pihak yang lain mencaci yang lainnya. Dari membid'ahkan pihak yang lain, hingga mengkafirkan. Berbagai caci-maki bahkan fitnah dan kebohongan pun dilontarkan. Sungguh jauh dari ajaran Islam.
Sesungguhnya perbedaan pendapat itu hal yang biasa. Di antara Suami-Istri, Kakak-Adik, para Ulama Mazhab seperti Imam Hanafi, Imam Malik, Imam Syafi'ie, dan Imam Hambali saja biasa terjadi perbedaan pendapat. Bahkan para Nabi pun seperti Nabi Daud dan Nabi Sulayman dijelaskan Allah dalam Surat Al Anbiyaa' ayat 78 dan 79 berbeda pendapat. Jika kita saling menghormati, niscaya perbedaan pendapat itu jadi rahmat. Kita bisa hidup rukun dan damai. Tapi jika tidak bisa menerima bahkan mencaci-maki pihak lain, yang jadi adalah pertengkaran, perceraian, bahkan peperangan.
Bagaimana cara Nabi menghadapi perbedaan?
Kecuali menyangkut masalah prinsip akidah dan hal-hal yang sudah qoth’i, Islam dikenal sangat menghargai perbedaan. Nabi Muhammad mencontohkan dengan dengan sangat indah kepada kita semua.
Kamis, 27 Oktober 2011
Menghormati Jenazah Orang Mati
Saat Qaddafi meninggal, jasadnya seperti dipermalukan oleh para pemberontak NTC. Dengan tubuh nyaris telanjang, mayat Qaddafi ditaruh di lemari pendingin dan dipertontonkan di pasar selama 5 hari hingga membusuk. Orang-orang termasuk anak-anak kecil antri untuk melihat mayatnya dengan memakai masker agar tak mencium bau busuk. Hingga Perdana Menteri Rusia, Vladimir Putin pun muak menyaksikan kelakuan yang biadab seperti itu. Adakah ajaran Islam seperti itu?
Anehnya beberapa aktivis Islam tidak mengecam hal yang tidak sesuai ajaran Islam tersebut. Bahkan menjustifikasinya seolah-olah itu adalah hinaan Allah untuk Qaddafi. Sikap seperti ini mencoreng nama Islam. Orang-orang kafir jadi enggan masuk Islam karena mengira Islam adalah ajaran yang biadab seperti itu.
Selasa, 13 September 2011
Kemuliaan Qana'ah (Merasa Cukup Atas Apa yang Ada)
Qana'ah artinya merasa cukup atas apa yang ada. Orang yang qana'ah selalu gembira dan mensyukuri segala yang diberikan Allah kepadanya meski orang kebanyakan mungkin menganggapnya kecil sekali.
Firman-Nya, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (Q.S. Ibrahim [14] : 7).
"Qanaah itu adalah harta yang tak akan hilang dan simpanan yang tidak akan lenyap". (HR. Thabarani dari Jabir).
Rabu, 15 September 2010
Akhlak Islam Cerminan Aqidah Islam
Di bawah adalah satu artikel tentang akhlaq yang sangat menarik.
Sering kita melihat Muslim yang kelihatannya ibadahnya sangat rajin, namun kadang akhlaqnya kurang. Padahal dalam Islam hubungan baik bukan cuma terhadap Allah (Hablum minallahu), namun juga terhadap manusia (Hablum minannas).
Tak jarang ada juga ustad yang tidak/belum pernah tersenyum sehingga terkesan angker/menyeramkan. Banyak juga Muslim yang "Saleh" namun perkataannya nyelekit/menyakitkan orang lain. Padahal Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa tujuan beliau diutus adalah untuk menyempurnakan akhlaq manusia. Artinya jika akhlaq seseorang buruk, maka dia bukanlah orang yang saleh meski terlihat rajin shalat, puasa, zakat, haji, dan sebagainya.



