Tampilkan postingan dengan label Damai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Damai. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 September 2013

Islam Menyebar Kedamaian dan Keselamatan

Tiap sholat kita kan menebar Salam ke kanan dan ke kiri. MENEBAR KESELAMATAN DAN KEDAMAIAN.
Tiap melakukan sesuatu disunnahkan menyebut Bismillahir Rohmannir Rohiim. Dgn nama Allah yang MAHA PENGASIH DAN MAHA PENYAYANG. Dianjurkan berbuat baik kepada TETANGGA (Muslim dan Non Muslim).
Jadi harusnya Islam itu menebar kedamaian. Masalah Aqidah itu urusan seseorang dengan Allah. Bukan urusan kita. Tidak ada paksaan dalam beragama (Al Baqarah 256).
Saat TETANGGA kita kelaparan, kita wajib menolongnya terlepas dia itu Muslim atau kafir. Tidak bisa karena kafir, malah kita sumpahin.

Rabu, 25 September 2013

Berbuat Baik Terhadap Sesama Manusia


Dalam Islam ada Hablum Minallahu dan Hablum Minan Nas. Hubungan dengan MANUSIA. Artinya kepada semua manusia kita harus baik. Jangan mentang2 kafir, kemudian kita zalimi. Kita hina dan kita bunuh. Perang hanya untuk membela diri. Bukan untuk menzalimi orang yang tidak menyerang kita. 

Do'anya seorang yang dizalimi terkabul meskipun dia orang jahat dan kejahatannya menimpa dirinya sendiri. (HR. Ahmad) 

Waspadalah terhadap do'a orang yang dizalimi. Sesungguhnya antara dia dengan Allah tidak ada tabir penyekat. (HR. Mashabih Assunnah) 

Senin, 02 September 2013

Nabi Tidak Membunuh Sesama Muslim

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan “salam” kepadamu: “Kamu bukan seorang mukmin” (lalu kamu membunuhnya)...” [An Nisaa' 94] 

Nabi melarang kita membunuh sesama Muslim. Nabi tidak pernah membunuh orang yang mengaku Muslim meski tahu bahwa mereka itu adalah Munafik / Khawarij yang tidak beriman kepada Nabi. Nabi hanya membunuh Muslim yg membunuh orang2 yg tak bersalah. Itu pun selaku Kepala Negara dan dgn Lembaga Peradilan.

Jika terjadi saling membunuh antara dua orang muslim maka yang membunuh dan yang terbunuh keduanya masuk neraka. Para sahabat bertanya, “Itu untuk si pembunuh, lalu bagaimana tentang yang terbunuh?” Nabi Saw menjawab, “Yang terbunuh juga berusaha membunuh kawannya.” (HR. Bukhari)

Larangan membunuh orang kafir yang telah mengucapkan: Laa ilaaha illallah

Rabu, 21 Agustus 2013

Jangan Mencaci-maki


Jadi ingat ceramah Aa Gym.

Ucapan kita sebetulnya cermin dari hati kita.

Jika hati kita baik, ucapan kita juga baik.
Jika hati kita kotor, ucapan kita juga kotor
Ibarat teko, jika diisi air bersih, yang keluar juga air bersih
Tapi jika isinya air comberan, yang keluar juga air comberan.



Hendaknya kita jangan jadi orang yang suka mengumpat dan mencaci-maki.


Selasa, 20 Agustus 2013

Dakwah Tanpa Caci Maki atau Dengan Cara yang Baik

Imam Malik Bin Anas: "Apabila kamu melihat seseorang mempertahankan kebenaran melalui caci maki & cercaan, KETAHUILAH, hati dan niatnya adalah RUSAK DAN CACAT, karena kebenaran dari hati yang ikhlas itu TIDAK memerlukan cara seperti itu"


Dalam Alquran, Allah SWT memberikan tuntunan berdakwah dengan tiga cara, yakni bil hikmah, mau’izhotil hasanah wa jaadilhum billati hiya ahsan.



ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik…” (QS An-Nahl: 125).